Peran Mahasiswa Teologi UKIM dalam Program Taat Protokol Kesehatan 5M dan Vaksinasi di Jemaat GPM Rehoboth

  • Susi Rumthe Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Hetreda Apalem Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Lisela Rahadat Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Jeanly Hukunala Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Tasya Sinay Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Vania Tanjaya Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Ensia Wasaleruai Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Dave Stenly Nenkeula Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
  • Aleta Apriliana Ruimassa Universitas Kristen Indonesia Maluku, Indonesia (ID)
Keywords: Edukasi, Taat Protokol Kesehatan 5M, Vaksinasi, Jemaat Rehoboth, COVID-19

Viewed = 0 time(s)

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mewabah di dunia bahkan di Maluku terlebih khusus Jemaat GPM Rehoboth kurang lebih 1 tahun. Pandemi ini berdampak besar bagi berbagai aspek kehidupan warga jemaat. Namun banyak upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah, tenaga kesehatan maupun gereja dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Upaya yang dilakukan seperti peraturan untuk mematuhi Prokes 5M. Pada survey lapangan di  sektor Sumber Kasih, Elefantin, Galilea dan Bethania ditemui bahwa masih kurangnya kesadaran warga jemaat untuk mematuhi Prokes 5M.  Selain itu upaya yang juga dilakukan adalah melakukan program vaksinasi. Pada survey awal, melalui pembagian kuesioner di sektor Sumber Kasih Jemaat GPM Rehoboth, ditemukan bahwa masih minimnya pemahaman warga tentang manfaat dari vaksin. Hal tersebut dapat kita lihat dari hasil kuesioner pertama yang mengasilkan beberapa persoalan yang membuat warga jemaat masih takut untuk divaksin, di antaranya yatu:  1). Warga jemaat mempunyai penyakit bawaan, 2). Menganggap bahwa COVID-19 bukanlah masalah yang sulit sehingga merasa tidak membutuhkan vaksin, 3) Tidak yakin akan efektivitas vaksin COVID-19, 4). masih takut akan efek samping dari vaksin. 5). warga jemaat yang percaya akan isu tentang vaksin yang mengandung chip. Berdasarkan masalah yang ada, maka edukasi yang diimplementasikan dalam sektor Sumber Kasih adalah: 1). Melakukan sosialisasi vaksin melalui pengeras suara gereja, 2). Himbauan mengikuti vaksinasi melalui audio yang diputar sebelum kebaktian melalui pengeras suara gereja, 3). Melakukan sosialisasi lewat media luar ruangan tentang taat protokol kesehatan 5M. Seperti pemasangan spanduk taat protokol kesehatan 5M. Luaran kegiatan ini telah diupload pada chanel YouTube https://youtu.be/R8i3W9G6INg.



Published
2022-01-01
Section
Articles
How to Cite
Susi Rumthe, Hetreda Apalem, Lisela Rahadat, Jeanly Hukunala, Tasya Sinay, Vania Tanjaya, Ensia Wasaleruai, Dave Stenly Nenkeula, & Aleta Apriliana Ruimassa. (2022). Peran Mahasiswa Teologi UKIM dalam Program Taat Protokol Kesehatan 5M dan Vaksinasi di Jemaat GPM Rehoboth. Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 66-74. https://doi.org/10.35877/panrannuangku688