Pendampingan dan pelatihan Peran Guru Dalam Mengurangi Perilaku Hiperaktif Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri Sukoharjo

Authors

  • Gatot Jariono Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jalan A. Yani, Pabelan, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta 57102, Indonesia
  • Nurhidayat Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jalan A. Yani, Pabelan, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta 57102, Indonesia
  • Eko Sudarmanto Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jalan A. Yani, Pabelan, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta 57102, Indonesia
  • Ardhian Tomy Kurniawan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jalan A. Yani, Pabelan, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta 57102, Indonesia
  • Chandra Triadi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jalan A. Yani, Pabelan, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta 57102, Indonesia
  • Maimunah Nur Anisa Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jalan A. Yani, Pabelan, Tromol Pos 1, Pabelan, Surakarta 57102, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35877/panrannuangku478

Keywords:

Peran Guru, Hiperaktif, Anak Berkebutuhan Khusus

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan mitra terkait dengan kendala-kendala dalam proses belajar mengajar pada masa pandemic covid-19 untuk mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus. Melihat situasi seperti ini peneliti memberikan solusi berupa alternatif dalam mengurangi prilaku hiperaktif melalui pendampingan dan pelatihan strategi guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Fungsi guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus adalah peran guru sebagai pendamping, perancang pembelajaran, seniman/aktor pembelajaran, mediator, motivator dan inovator. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus baik di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial masyarakat. Metode dalam pengabdian ini menggunakan penelitian deskriptif melalui pendekatan penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru sangat berperan aktif dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus untuk melakukan aktivitas baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial.

References

Abdullah, N. (2013). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus. Magistra.

Aziizu, B. Y. A. (2015). TUJUAN BESAR PENDIDIKAN ADALAH TINDAKAN. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.13540

Bompa, T., & Buzzichelli, C. (2015). Periodization Training for Sports-3rd Edition. https://books.google.com/books?id=Zb7GoAEACAAJ&pgis=1

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. A. (2019). Peridization: Theory and Methodology of Training. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9).

Chamidah, atiien N. (2013). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus. Magistra.

Dardiri, A. (2006). Pengertian Pendidikan. In Ilmu Pendidikan.

Darma, I. P., & Rusyidi, B. (2015). PELAKSANAAN SEKOLAH INKLUSI DI INDONESIA. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.13530

Depdiknas. (2003). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS dan Peraturan Pemerintah RI Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Wajib Belajar. Citra Umbara.

Desiningrum, D. R. (2016). Psiokologi Anak Berkebutuhan Khusus. Psikosain.

Heriyansyah, H. (2018). GURU ADALAH MANAJER SESUNGGUHNYA DI SEKOLAH. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. https://doi.org/10.30868/im.v1i01.218

Hikmawan, F. (2017). Perspektif filsafat pendidikan terhadap psikologi pendidikan humanistik. Sains Psikologi.

Jenilan, J. (2018). FILSAFAT PENDIDIKAN. EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tafsir Hadis. https://doi.org/10.29300/jpkth.v7i1.1588

Kirom, A. (2017). Peran Guru Dan Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran Berbasis Multikultural. Al Murabbi.

Kristiawan, M., Safitri, D., & Rena Lestari. (2017). Manajemen Pendidikan. Deepublish.

Kunandar. (2015). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Pesrta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013. In Jurnal Evaluasi Pendidikan.

Mulyana, E. H. (2010). Guru Berkualitas: Profesional dan Cerdas Emosi. Jurnal Saung Guru.

Mulyono, A. (2003). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Jakarta: Rineka CiptaMulyono, A. (2003). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta, 33339. Https://Doi.Org/10.1016/j.Jcjo.2015.03.008. https://doi.org/10.1016/j.jcjo.2015.03.008

Musmuliadi. (2012). Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan.

Norashid Bin Othman, & Hamzah Bin Md.Omar. (2014). Beban Tugas dan Motivasi Pengajaran Guru di Sekolah Menengah Daerah Ranau. Jurnal Pemikir Pendidikan (Journal for Educational Thinkers).

Nurkholis. (2013). PENDIDIKAN DALAM UPAYA MEMAJUKAN TEKNOLOGI Oleh: Nurkholis Doktor Ilmu Pendidikan, Alumnus Universitas Negeri Jakarta Dosen Luar Biasa Jurusan Tarbiyah STAIN Purwokerto. Jurnal Kependidikan.

Pratiwi, J. C. (2015). Sekolah Inklusi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus : Tanggapan Terhadap Tantangan Kedepannya. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan “Meretas Sukses Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Jurnal Bereputasi.”

Ramdhani, M. A. (2017). Lingkungan pendidikan dalam implementasi pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan UNIGA.

Republic of Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia, Tentang Guru dan Dosen. Pemerintah Indonesia.

Saragih, A. H. (2008). Kompetensi Minimal Seorang Guru Dalam Mengajar. Jurnal Tabularasa.

Sepriyanti, N. (2012). GURU PROFESIONAL ADALAH KUNCI MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS. Al-Ta Lim Journal. https://doi.org/10.15548/jt.v19i1.8

Suprihatin, S. (2015). UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA. PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi). https://doi.org/10.24127/ja.v3i1.144

Wahyuni, S. (2014). Profesi Guru Adalah Panggilan Ilahi. Antusias, Jurnal Teologi Dan Pelayanan.

Downloads

Published

2021-08-12

How to Cite

Jariono, G., Nurhidayat, Sudarmanto, E., Kurniawan, A. T., Triadi, C., & Anisa, M. N. (2021). Pendampingan dan pelatihan Peran Guru Dalam Mengurangi Perilaku Hiperaktif Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri Sukoharjo . Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 37–43. https://doi.org/10.35877/panrannuangku478

Issue

Section

Articles