Inovasi Public Smart Dispenser: Solusi Air Minum Berkelanjutan dan Literasi Digital bagi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.35877/panrannuangku4471Keywords:
smart dispenser, IoT, air minum, literasi digital, pengurangan sampah plastikAbstract
Program pengabdian ini berfokus pada isu keterbatasan akses air minum layak dan meningkatnya sampah plastik akibat penggunaan AMDK di posko pengungsian Masjid Al-Anwar Blok 10 Perumnas Antang Makassar. Tujuan kegiatan ini adalah menyediakan sistem air minum berkelanjutan melalui implementasi Public Smart Dispenser (PSD) yang terintegrasi dengan Smart Water System (SWS), sekaligus meningkatkan literasi digital dan perilaku ramah lingkungan masyarakat pengungsi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan perangkat hardware–software, integrasi sistem, uji coba, sosialisasi, pelatihan relawan, serta pendampingan operasional berbasis pendekatan partisipatif-kolaboratif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan akses air minum 24 jam, pengurangan signifikan sampah plastik, perubahan perilaku penggunaan tumbler dan galon isi ulang, peningkatan pemahaman transaksi digital, serta perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan. Program ini terbukti efektif dan berpotensi direplikasi pada posko pengungsian lain.
References
BNPB. (2024). Laporan Tahunan Penanggulangan Bencana Indonesia 2023. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
BNPB. (2025). Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Tanggal 13 Februari 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Breland-Noble, A., Streets, F. J., & Jordan, A. (2024). Community-based participatory research with Black people and Black scientists: The power and the promise. The Lancet Psychiatry, 11(1), 75–80. https://doi.org/10.1016/S2215-0366(23)00338-3
Howard, G. (2010). Safe water in emergencies. In WHO Guidelines for Drinking-Water Quality. World Health Organization.
Irmawati, Jafaruddin, A., Muliadi, Parenreng, J., Wahid, A., & Wahid, M. (2025). Analysis of public acceptance towards cashless payments through QRIS on public smart dispenser in Indonesia. 030021. https://doi.org/10.1063/5.0247135
Kementerian PUPR. (2023). Pedoman Pengelolaan Air Darurat Berbasis Teknologi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Lassa, J. (2018). Twenty years of community-based disaster risk reduction experience from a dryland village in Indonesia. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 10(1).
Mutakabbir, A., Nihaya, H., Yusuf, N., & Ambarwati, A. (2024). Pengantar Metodologi Penelitian Participatory Action Research (PAR). Eurika Media Aksara.
Parenreng, J. M., Fadiah, N., Irmawati, I., Syahrul, S., Wahid, A., & Wahid, M. S. N. (2024). Solution for Public Smart Dispenser Using Digital Payment Based on the Fingerprint Minutiae Algorithm. JOIV?: International Journal on Informatics Visualization, 8(3–2), 1810. https://doi.org/10.62527/joiv.8.3-2.3309
Parenreng, J. M., Munawir, A. Muh. A. A., Irmawati, I., Patta, A. R., Wahid, A., & Wahid, M. S. N. (2025). Online water alms distribution models in public smart dispenser. 060001. https://doi.org/10.1063/5.0299364
Shaw, R. (2021). Local community-based disaster management: The transformation of policy and practice. Progress in Disaster Science, 11.
Sukmawati, N. M. D. (2019). Community based disaster management: Indonesian experience. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 235.
UNHCR. (2021). Digital Innovation in Refugee Response: Case Studies on Water Management. United Nations High Commissioner for Refugees.
WHO. (2022). Water, Sanitation, Hygiene, and Waste Management for the COVID-19 Response and Preparedness in the Health Care Facilities. World Health Organization.
Yau, J. H.-Y., Wong, E. L. Y., Kanagawa, H. S., Liu, T., Wong, G. H. Y., & Lum, T. Y. S. (2024). Effectiveness of community-based participatory research (CBPR) interventions on mental health outcomes: A systematic review. Social Science & Medicine, 363, 117491. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2024.117491

