Optimalisasi Partisipasi Masyarakat Melalui Focus Group Discussion (FGD) dalam Program Kampung Bersih Nusantara di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.35877/panrannuangku3926Keywords:
Kampung Bersih Nusantara, Focus Group Discussion, Partisipasi Masyarakat, Lingkungan, PemberdayaanAbstract
Program Kampung Bersih Nusantara merupakan salah satu inisiatif strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kebersihan lingkungan dan menyusun solusi berbasis partisipasi masyarakat melalui pendekatan Focus Group Discussion (FGD) di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, pelibatan tokoh masyarakat dan warga setempat, serta pelaksanaan FGD sebagai sarana komunikasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa FGD mampu menjadi media efektif dalam menggalang komitmen warga, menggali aspirasi lokal, dan menyusun rencana aksi kampung bersih secara kolektif. Kegiatan ini juga menghasilkan peta masalah lingkungan dan rencana tindak lanjut yang disepakati bersama. Program ini diharapkan dapat direplikasi pada kelurahan lain dengan penyesuaian konteks sosial dan budaya lokal.
References
Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. (2023). Laporan kinerja pengelolaan sampah.
Fitriani, L., Wulandari, D., & Hartati, S. (2018). Metode FGD dalam penguatan kapasitas masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 45–52. https://doi.org/10.22219/jpkm.v3i1.5981
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2022). Panduan Program Kampung Bersih Nusantara. KLHK.
Kusnadi, D. (2018). Model pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah perkotaan. Jurnal Sosial Ekonomi, 14(2), 112–121. https://doi.org/10.24198/jse.v14i2.16080
Ningsih, E., & Wahyudi, D. (2020). Edukasi pengelolaan sampah skala rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 2(3), 88–94. https://doi.org/10.25077/jpmn.2.3.88-94.2020
Nugraha, B., & Wulandari, T. (2020). Peran partisipasi warga dalam program lingkungan. Jurnal Sosial Kemasyarakatan, 5(2), 75–84. https://doi.org/10.31227/osf.io/jzfw6
Rahmat, A., Zainuddin, M., & Fauziah, S. (2021). Tantangan kebersihan di kawasan permukiman padat. Jurnal Tata Lingkungan, 27(1), 54–61. https://doi.org/10.22146/jtl.61567
Susanti, D., & Hidayat, R. (2020). FGD sebagai metode partisipatif dalam pemetaan masalah sosial. Jurnal Ilmu Sosial, 18(2), 33–41. https://doi.org/10.22373/jis.v18i2.8543
Yuliana, M. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis RT. Jurnal Pengembangan Wilayah, 11(3), 66–72. https://doi.org/10.25077/jpw.11.3.66-72.2019

