Pengenalan HACCP untuk Pemasak dan Pramusaji di Instalasi Gizi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada
DOI:
https://doi.org/10.35877/panrannuangku3692Keywords:
HACCP, Keamanan Pangan, Pelatihan, Penjamah Makanan, Rumah SakitAbstract
Penelitian pada Rumah Sakit X Kota Bandung menunjukkan adanya 12 kasus kontaminasi bakteri Escherichia Coli dalam tiga tahun berturut-turut (2015-2017). Hal ini karena penjamah makanan kurang menerapkan konsep higiene dan sanitasi yang baik. Selama ini di RS Akademik UGM sudah dilaksanakan pelatihan rutin kepada seluruh penjamah makanan setiap tahun terkait dengan higiene dan sanitasi. Berdasarkan Training Needs Assessment, diketahui bahwa masih perlu dilakukan kegiatan pengenalan HACCP pada penjamah makanan di RS Akademik UGM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar semua penjamah makanan instalasi gizi RS Akademik UGM dapat mengetahui mengenai pentingnya mengimplementasikan HACCP untuk meningkatkan mutu dan keamanan makanan yang diproduksi serta mengetahui langkah-langkah penerapan HACCP dalam penyediaan menu makanan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan dilengkapi pembagian booklet, kuis, dan doorprize menarik. Setelah mengikuti pembinaan pengenalan HACCP, sebanyak 84,8% penjamah makanan memiliki pengetahuan baik dan terdapat adanya peningkatan pengetahuan.
References
Fitriana, A. W., Yulistianu, R., Fauziyah, N. A., & Misbach, M. H. P. (2024). View of Edukasi HACCP Pada UMKM CV. Pawon Ibun Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Global. Journal of Science and Social Development, 7(1), 14–21. https://doi.org/https://doi.org/10.55732/jossd.v7i1.1241
Mahdavi-Roshan, M., Balou, H. A., Pourabdollahy, S., Vakilpour, A., Salari, A., Ghazi-Hashemi, P., & Ashouri, A. (2023). Hospitals’ Food Services Quality and Factors Associated with Patients’ Satisfaction in University Hospitals in the North of Iran. Hospital Topics, 101(3), 235–244. https://doi.org/10.1080/00185868.2022.2026265
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurjanah, R., Raksanagara, A., & Wiwaha, G. (2018). Studi Kontaminasi Makanan di Instalasi Gizi dan Kantin Rumah Sakit X Kota Bandung Tahun 2015-2017. Higiene, 4(1), 20–25. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/higiene.v4i1.4392
Purwaningsih, S., & Widiyaningsih, E. N. (2019). Gambaran Lama Kerja Pengetahuan dan Perilaku Higiene Sanitasi Penjamah Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 16(2), 1-9.
Puspita, W. L., Prawiningdyah, Y., & Nisa, F. Z. (2010). Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) terhadap penurunan bahaya mikrobiologis pada makanan khusus anak berbasis hewani di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedarsono Pontianak. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 7(1), 8–16. https://doi.org/10.22146/IJCN.17609
Sallihidayati, N., Elida, S., Silvia Putri, E., & Darmawi. (2021). Analisis Higiene Sanitasi Pengolahan Makanan dan Pemeriksaan E.Coli pada Makanan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Jurmakemas), 1(2), 77–96.

