Open Access Articles

Pendampingan Penguatan Manajemen Kelompok Tani dan Website pada Petani Kakao Desa Tegal Maja Lombok Utara

by Isra Dewi Kuntary Ibrahim , Apriani, Lalu Danu Prima Arzani, Ni Gst Ag Gde Eka Martiningsih, I Ketut Sumantra
Universitas Bumigora, Jl. Ismail Marzuki No.22 Cakranegara – Indonesia, Indonesia
Universitas Bumigora, Jl. Ismail Marzuki No.22 Cakranegara – Indonesia, Indonesia
Universitas Bumigora, Jl. Ismail Marzuki No.22 Cakranegara – Indonesia, Indonesia
Universitas Mahasaraswati, Jl. Kamboja No.11A, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali Indonesia, Indonesia
Universitas Mahasaraswati, Jl. Kamboja No.11A, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali Indonesia, Indonesia
* Author to whom correspondence should be addressed.
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat 2023, 3(4), 108-116; https://doi.org/10.35877/panrannuangku2165
Submission received: 2023-11-22 Published: 2023-12-31
(This article belongs to the Section Articles)
Download PDF

Abstract

Kabupaten Lombok Utara (KLU) merupakan satu-satunya daerah tertinggal saat ini di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Wilayah Desa Tegal Maja terletak di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara memiliki potensi yang melimpah terdiri dari potensi  alam, sumber daya manusia, kelembagaan dan potensi sarana dan prasarana. Sebagian besar penduduk desa Tegal Maja memiliki mata pencaharian sebagai petani dilihat dari pemanfaatan lahan yang ada. Adapun permasalahan yang dihadapi Kelompok Tani Mitra 1 dan 2 (Patuh Tujuan II dan Buana Karya) yaitu sebagai berikut : Para petani memasarkan kakaonya masih secara konvensional, para petani belum memanfaatkan kelembagaan melalui kelompok tani secara tepat. Sehingga solusinya adalah memberikan pelatihan manajemen kelompok tani untuk penguatan organisasi kelompok tani serta keberlangsungan usaha, Memberikan bimbingan teknis pemasaran produk kakao berbasis Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), website desa dan media social, Menjalin kerjasama antar kelompok tani, perangkat desa, pengepul sehingga tercipta sistem pemasaran biji kakao yang saling menguntungkan. Adapun indikator Pencapaian Keberhasilan dalam menerapkan pemasaran modern mencakup tingkat partisipasi petani dalam pelatihan, penggunaan aktif platform digital untuk promosi produk, peningkatan volume penjualan biji kakao melalui platform tersebut, dan hasil survei kepuasan petani dan stakeholder tentang efektivitas pemasaran modern. Kelompok tani terlihat sangat aktif dan partisipatif dari jumlah orang yang menjawab pertanyaan pada soal dengan benar pada saat sebelum melakukan pelatihan dan setelah melakukan pelatihan terlihat jumlah petani yang sudah paham lebih banyak dibanding sebelumnya baik mengenai data pengguna internet, isi UU system informasi desa, masalah  yang sedang dihadapi dan solusi yang perlu dilakukan.

Keywords

References (11)

  1. Ar-Rozi, A. M., Kolopaking, L. M., & Agusta, I. (2019). Peran Lembaga Pemasaran Swadesa dalam Meningkatkan Pendapatan Petani. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 7(1), 1–9. http://journal.ipb.ac.id/index.php/sodality/article/view/24441
  2. Asiela, R., Syahputra, W. H., Nugroho, W. R., Fahmi, M. R. A., & Munawaroh, H. (2018). Revitalisasi Model Kelembagaan Pertanian Melalui Inovasi Business Model dan Perencanaan Pengorganisasian (Studi Kasus pada Gapoktan Sumber Rejeki, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang). Cakrawala Jurnal Litbang Kebijakan, 12(1), 63–83. http://cakrawalajournal.org/index.php/cakrawala/article/view/265
  3. Hayyan. (2023). Sebanyak 33.152 KK di Kabupaten Lombok Utara Alami Kemiskinan Ekstrem. BeritaMandalika.Com. www.beritamandalika.com
  4. Maja, D. T. (n.d.). Buku Profil Desa Tegal Maja.
  5. NTB. (n.d.). Rekapitulasi Produksi, Luas Panen, dan Produktiitas Padi Per Kabupaten/Kota Di Provinsi NTB Tahun 2001-2022. 2023. https://data.ntbprov.go.id/dataset/rekapitulasi-produksi-luas-panen-dan-produktiitas-padi-di-provinsi-ntb/resource/e949a4bd#%7Bview-graph:%7BgraphOptions:%7Bhooks:%7BprocessOffset:%7B%7D,bindEvents:%7B%7D%7D%7D%7D,graphOptions:%7Bhooks:%7BprocessOffset:%7B%7D,bindEvents:%7B%7D%7D%7D%7D
  6. NTB, B. (2018). Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Nusa Tenggara Barat Tahun 2018-2023. Pemerintah Provinsi NTB Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) 2018.
  7. Prasetyo, R. A. (2017). "Peranan Bumdes Dalam Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Pejambon Kecamatan ... Jurnal Dialektika Volume, XI(March 2016), 86–100.
  8. Sadya, S. (2023). Produksi Kakao Indonesia Capai 667.300 Ton pada 2022. Dataindonesia.Id. https://dataindonesia.id/agribisnis-kehutanan/detail/produksi-kakao-indonesia-capai-667300-ton-pada-2022
  9. Suppiah, V., & Singh, M. (2011). Organisational culture’s influence on tacit knowledge-sharing behaviour. Journal of Knowledge Management, 13(3), 462–477.
  10. Umar, S. H. (2016). Pengaruh Strategi Pemasaran B2b ( Business To Business ) Dan B2c ( Business To Customer ) Terhadap Cara Pembelian. 3(2).

Share and Cite

Kuntary Ibrahim, I. D., Apriani, A., Arzani, L. D. P., Martiningsih, N. G. A. G. E., & Sumantra, I. K. (2023). Pendampingan Penguatan Manajemen Kelompok Tani dan Website pada Petani Kakao Desa Tegal Maja Lombok Utara. Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 108–116. https://doi.org/10.35877/panrannuangku2165

Article Metrics

0Views
0Downloads
Download data is not yet available.