Edukasi Penggunaan Alat Pemerah Susu Elektrik Kepada Peternak Sapi Perah

  • Ifit Novita Sari Universitas Islam Malang (ID)
  • Moch. Irsyadul Ibad Universitas Islam Malang (ID)
  • Maulidiya Dias Chusnia Universitas Islam Malang (ID)
  • Kustina Dwi Nur Damawanti Universitas Islam Malang (ID)
  • Zahrotunnisa Salsabila Alifa Maisaroh Universitas Islam Malang (ID)
  • Ika A’izzah Fatmawatie Universitas Islam Malang (ID)
Keywords: edukasi, peternak sapi perah, alat pemerah susu sapi elektrik education, dairy farmers, electric cow milking devices

Viewed = 0 time(s)

Abstract

Desa Jabung yang berada dalam wilayah Kecamatan Jabung, merupakan desa yang masih terjaga keasriannya hingga saat ini. Mata pencarian masyarakat sebagian besar adalah petani dan peternak. Jumlah peternak sapi perah menempati angka tertinggi dibanding dengan peternak kambing, ayam, dan bebek. Namun peternak sapi perah di Desa Jabung masih belum mengikuti perkembangan zaman. Peternak di Desa Jabung dalam merawat hewan ternaknya masih menggunakan cara konvensional. Pemberian pakan ternak berupa rumput masih diberikan dalam bentuk utuh dan tidak tercacah. Proses pemerahan susu juga masih menggunakan kedua tangan. Tujuan kegiatan ini untuk dilakukan edukasi dan pengenalan penggunaan alat kepada peternak sapi perah, agar hasil perahan susu meningkat. Metode pelaksanaan berupa observasi dan bimbingan teknis penggunaan alat perah kepada peternak. Hasil kegiatan pengabdian ini cukup menggembirakan, pengetahuan peternak pada penggunaan alat dan hasil perahan susu meningkat.

 

 

Jabung Village, which is located in the Jabung District area, is a village that is still maintained its beauty to this day. People's livelihoods are mainly farmers and ranchers. The number of dairy farmers occupies the highest figure compared to goat, chicken and duck farmers. However, dairy farmers in Jabung Village still have not kept up with the times. Farmers in Jabung Village in caring for their livestock still use conventional methods. Feeding livestock in the form of grass is still given in whole and not chopped form. The milking process also still uses both hands. The purpose of this activity is to educate and introduce the use of tools to dairy farmers, so that milk yields increase. The implementation method is in the form of observation and technical guidance on the use of dairy tools to breeders. The results of this service activity are quite encouraging, farmers' knowledge on the use of tools and milk milking results has increased.

 



References

Asih, A. R. S., & Wiryawan, K. G. (2020). BIMBINGAN TEKNIS MANAJEMEN PEMERAHAN DAN KESEHATAN TERNAK KAMBING PERAH KEPADA ANGGOTA MT. AN-NAHL BEM FAKULTAS PETERNAKAN UNRAM. Prosiding PEPADU, 2, 329–336.
Fajarianto, O., Kom, M., Saris, I. N., Wulandari, T. C., & Ibad, M. I. (n.d.). EDUKASI PEMULIAAN SAPI PERAH. RUBEQ ID.
Harjanti, D. W., Mustaqim, A., & Hartanto, R. (2021). Produksi Susu dan Komposisi Susu Sapi Friesian Holstein yang Mendapat Suplemen Tepung Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb). Jurnal Agripet, 21(1), 40–48. https://doi.org/10.17969/agripet.v21i1.16170
Hartanto, R., Harjanti, D. W., Prayitno, E., Restitrisnani, V., & Prima, A. (2021). Manajemen Ternak Perah (Pemerahan dan Penaganan Susu).
Muhsinin, M. (2022). BIMBINGAN TEKNIS MANAJEMEN PENGELOLAAN SUSU DAN PAKAN ALTERNATIF KAMBING PERANAKAN ETTAWA ( PE ) DI DESA SEGALA. 4, 25–26.
Sari, I. N., Fajarianto, O., Kurniawan, C., Wulandari, T. C., & Marlina, E. (2023). Jabung Village Dairy Farmers : Milk Education Center Peternak Sapi Perah Desa Jabung : Sentra Wahana Eduwisata Susu. 7(1), 209–214.
Suhartono, R. N., Efendi, A., & Faturohman, F. (2019). Desain Mesin Pemerah Susu Sapi Portable Model Bodypack. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 6(2), 123–128. https://doi.org/10.36706/jptm.v6i2.9641
Published
2023-03-10
Section
Articles
How to Cite
Sari, I. N., Ibad , M. I., Chusnia, M. D., Damawanti , K. D. N., Maisaroh , Z. S. A., & Fatmawatie , I. A. (2023). Edukasi Penggunaan Alat Pemerah Susu Elektrik Kepada Peternak Sapi Perah. Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1-5. https://doi.org/10.35877/panrannuangku1609